Postingan

ARTIKEL AKSI NYATA 1.4 PENUMBUHAN BUDAYA POSITIF MELALUI KESEPAKATAN KELAS (PEMBELAJARAN TATAP MUKA/HOME VISIT)

Gambar
  Oleh: Hotmaria Suriani (CGP-Deli Serdang)   Latar belakang tentang situasi yang dihadapi oleh Calon Guru Penggerak Era globalisasi menjadikan kita sebagai guru harus lebih siap dalam menghadapi tantangan dalam menddidik anak di sekolah. Mengapa tidak? Era ini adalah zaman dimana semua bisa dilihat, dijangkau baik hal yang bersifat positif maupun negatif. Hanya dengan memiliki smartphone maka anak seolah bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Kecanduan main game, berteman lewat dunia maya sudah cukup, sehingga jiwa sosial maupun kepedulian anak terhadap sesama sangat berkurang. Jika dahulu anak bermain permainan tradisional dihalaman bersama teman dapat membuat anak lebih mudah bersosialisasi, memiliki sikap peduli dan memiliki jiwa sosial lebih tinggi. Namun sekarang hal itu sudah sulit dujumpai, dikarenakan perkembangan zaman menuntut setiap rumah harus memilikinya. Apalagi masa covid, yang sangat memerlukan barang yang satu ini untuk melancarkan pembelajaran daring. N...
 TUGAS 2.1.a.6.REFLEKSI TERBIMBING OLEH HOTMARIA SURIANI CGP_DELI SERDANG   Dari apa yang sudah Anda pelajari, materi apa yang menurut Anda dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran  di kelas Anda?  Materi yang menurut saya menjadi solusi bagi permasalahan terkait pembelajaran di kelas saya yaitu materi tentang   pembelajaran berdiferensiasi yaitu pembelajarn yang berorientasi pada kebutuhan murid. Adapun langkah-langkah melakukan pembelajaran berdiferensiasi di kelas   yaitu:   1.       Perlunya memetakan kebutuhan belajar siswa   yang meliputi: kesiapan belajar, minat dan profil belajar siswa. Adapun tujuan melakukan pemetaan kebutuhan belajar murid berdasarkan tingkat kesiapan belajar adalah untuk memodifikasi tingkat kesulitan pada bahan pembelajaran, sehingga dipastikan murid terpenuhi kebutuhan belajarnya(misalnya, pembelajaran kongkrit, semi konkrit dan abstrak). ...