TUGAS 2.1.a.6.REFLEKSI TERBIMBING
OLEH HOTMARIA SURIANI

CGP_DELI SERDANG

 

  1. Dari apa yang sudah Anda pelajari, materi apa yang menurut Anda dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran  di kelas Anda? 

Materi yang menurut saya menjadi solusi bagi permasalahan terkait pembelajaran di kelas saya yaitu materi tentang  pembelajaran berdiferensiasi yaitu pembelajarn yang berorientasi pada kebutuhan murid. Adapun langkah-langkah melakukan pembelajaran berdiferensiasi di kelas  yaitu:

 

1.      Perlunya memetakan kebutuhan belajar siswa  yang meliputi: kesiapan belajar, minat dan profil belajar siswa. Adapun tujuan melakukan pemetaan kebutuhan belajar murid berdasarkan tingkat kesiapan belajar adalah untuk memodifikasi tingkat kesulitan pada bahan pembelajaran, sehingga dipastikan murid terpenuhi kebutuhan belajarnya(misalnya, pembelajaran kongkrit, semi konkrit dan abstrak).

Selanjutnya tujuan melakukan  pemetaan minat siswa  yaitu Membantu murid menyadari bahwa ada kecocokan antara sekolah dan keinginan mereka sendiri untuk belajar, Menunjukkan keterhubungan antara semua pembelajaran, Meningkatkan motivasi murid untuk belajar. Sementara pemetaan profil belajar siswa memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar secara natural dan efisien, sesuai dengan gaya belajar yang ia minati (visual, auditory dan kinestetik)

2.      Melakukan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan menggunakan beberapa pendekatan terhadap konten, proses, dan produk.

(1) konten — masukan, apa yang dipelajari murid;

(2) proses — bagaimana murid berupaya memahami ide dan informasi; dan

(3) produk — keluaran, atau bagaimana murid menunjukkan apa yang telah mereka pelajari.

3.      Di dalam pembelajaran berdiferensiasi, penilaian akan dilaksanakan secara berkesinambungan. Pra-penilaian diagnostik secara rutin akan dilakukan saat unit dimulai. Di sepanjang unit pembelajaran, guru menilai tingkat kesiapan, minat, dan pendekatan belajar yang digunakan murid dan kemudian merancang pengalaman belajar berdasarkan pemahaman terbaru dan terbaik tentang kebutuhan murid.

4.      Menciptakan lingkungan belajar yang megundang murid untuk belajar

5.      Menjalankan strategi sesuai dengan rencana

6.      Refleksi kegiatan pembelajaran dan tindak lanjut

 

  1. Apa yang menurut Anda sulit untuk diterapkan? Mengapa menurut Anda hal tersebut sulit diterapkan?

 

Hal yang menurut saya sulit untuk diterapkan di kelas saya adalah melaksanakan strategi pembelajaran difrensiasi konten, dan proses. Mengapa? Karena siswa di kelas saya  memiliki kesiapan belajar yang sangat beragam. Saya mengajar di kelas 5, dengan  materi yang sudah mulai mendalam, namun belum semua siswa lancar baca, bahkan ada 2 siswa yang sama  sekali masih mengeja. Dalam kasus ini, jujur saya  kesulitan untuk mengatur strategi  bagaimana agar semua siswa saya  terpenuhi kebutuhannya, meskipun diantara mereka ada yang masih  kurang pandai membaca.

  1. Jika Anda harus menerapkan hal yang sulit tersebut, dukungan Apa yang Anda perlukan? Kemana atau bagaimana Anda akan dapat mengakses dukungan tersebut.

Dukungan yang saya perlukan dengan kasus di atas adalah dukungan dari orang tua murid, agar senantiasa mendorong anaknya untuk terus belajar, dan saya sebagai guru akan memberikan strategi/panduan belajar anak kepada orang tua. Agar mempermudah orang tua dalam membimbing anaknya di rumah.  Dalam hal ii menjalin komunikasi dan kerjasama dengan orang tua siswa sangat diperlukan. Saya juga membutuhkan dukungan dari kepala sekolah, serta guru-guru lain. Penyediaan sarana-prasarana, media dari sekolah barangkali dapat membantu kesulitan yang saya alami. Masukan dari guru-guru mungkin juga dapat membantu saya dalam mencari solusi dari kesulitan yang saya alami. Selain bertukar pikiran, kepada teman sejawat, saya juga akan mencari solusi dengan mengakses berbagai media terkait kesulitan yang saya alami.

 

  1. Jika Anda menghadapi sebuah situasi, dimana kebutuhan belajar siswa Anda tidak dapat diakomodasi oleh pembelajaran berdiferensiasi beranikah Anda mengambil risiko untuk memodifikasi pembelajaran Anda, meskipun hal tersebut mungkin tidak umum atau tidak sesuai dengan sistem yang ada? Jelaskan pendapat Anda dengan alasannya.

Jika saya menghadapi sebuah situasi, dimana kebutuhan belajar siswa saya tidak dapat diakomodasi oleh pembelajaran berdiferensiasi MAKA SAYA BERANI mengambil risiko untuk memodifikasi pembelajaran. Mengapa? Karena menurut saya untuk meningkatkan mutu pembelajaran di kelas seorang guru tidak boleh berpedoman hanya pada satu pendekatan pembelajaran saja. Suatu pendekatan pembelajaran tidak bisa  kita paksakan keberberhasilannya di sekolah yang satu, hal ini bisa saja berbeda karena banyak faktor yang bisa mempengaruhinya. Dengan merefleksi kegiatan pembelajaran yang dilakukan, maka akan dapat membantu kita untuk memodifikasi pembelajaran yang lebih tepat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL AKSI NYATA 1.4 PENUMBUHAN BUDAYA POSITIF MELALUI KESEPAKATAN KELAS (PEMBELAJARAN TATAP MUKA/HOME VISIT)

Pemetaan Unsur-Unsur Pemangku Kepentingan Serta Kekuatan/Potensi Lingkungan Sekolah